Berita

  1. VADS
  2. Berita
  3. Skema Harga WhatsApp Business Berubah, Apa Dampaknya bagi Perusahaan?

Skema Harga WhatsApp Business Berubah, Apa Dampaknya bagi Perusahaan?

05 Oktober 2026

Kenali dampak kenaikan WhatsApp Bisnis untuk perusahaan dan cara perusahaan menyesuaikan strategi komunikasi dengan pelanggan.

Image of Skema Harga WhatsApp Business Berubah, Apa Dampaknya bagi Perusahaan?

Skema Harga WhatsApp Business Berubah

WhatsApp Business banyak digunakan perusahaan untuk menjawab pertanyaan dan memberikan informasi kepada pelanggan. Mulai 1 Oktober 2026, biaya beberapa jenis pesan mengalami perubahan. Perubahan ini mencakup non-template replies, yaitu pesan balasan biasa dari perusahaan, dan utility template messages, yaitu pesan berisi informasi layanan seperti pembaruan pesanan atau pembayaran. Tanpa disadari, perubahan biaya ini juga dapat berdampak pada cara perusahaan mengatur komunikasi dengan pelanggan. Karena itu, perusahaan perlu memahami dampak kenaikan WhatsApp Business untuk perusahaan agar dapat mengatur penggunaan WhatsApp dengan lebih tepat tanpa mengurangi kualitas layanan.  

Apa Saja Dampak Kenaikan WhatsApp Business untuk Perusahaan? 

Perubahan biaya mungkin terlihat kecil ketika hanya melihat satu pesan. Namun, jumlah pesan yang dikirim dalam satu bulan dapat mencapai ribuan, terutama bagi perusahaan dengan banyak pelanggan. Karena itu, perusahaan perlu melihat kembali cara mengelola komunikasi melalui WhatsApp. Berikut adalah beberapa dampak kenaikan WhatsApp Business untuk perusahaan: 

1. Biaya komunikasi perlu diperhitungkan kembali 

Perusahaan yang banyak menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan pelanggan perlu meninjau kembali anggaran komunikasinya. Perubahan biaya membuat pengeluaran untuk pesan menjadi lebih besar, terutama bagi perusahaan seperti e-commerce dan perbankan yang menangani banyak percakapan dengan pelanggan setiap hari. Karena itu, perusahaan perlu mengatur penggunaan pesan dengan lebih cermat agar anggaran komunikasi tetap efisien dan dapat digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting.  

2. Pengiriman pesan perlu lebih terencana 

Perubahan biaya juga membuat perusahaan perlu lebih selektif dalam menentukan pesan yang akan dikirim. Setiap pesan sebaiknya memiliki tujuan yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. E-commerce, misalnya, dapat memprioritaskan informasi mengenai status pesanan, pembayaran, atau pembaruan layanan yang memang dibutuhkan pelanggan. Perusahaan juga perlu memperhatikan aturan WhatsApp terkait jenis pesan dan batasan pengiriman agar komunikasi tetap sesuai dengan ketentuan platform. 

3. Customer Service perlu bekerja lebih efisien 

WhatsApp juga banyak digunakan pelanggan untuk mengajukan pertanyaan atau menyampaikan kendala kepada perusahaan. Ketika jumlah percakapan meningkat, tim customer service perlu menemukan cara yang lebih efisien untuk menangani setiap pesan. Oleh karena itu, perusahaan dapat mengatur alur percakapan dengan lebih baik agar pertanyaan sederhana dapat ditangani dengan cepat, sementara masalah yang lebih kompleks dapat diteruskan kepada agen yang tepat. Pengelolaan yang baik membantu pelanggan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan tanpa menambah beban kerja tim secara berlebihan. 

4. Pesan yang dikirim perlu lebih relevan 

Perubahan biaya membuat perusahaan perlu lebih memperhatikan isi pesan yang dikirim kepada pelanggan. Pesan yang tidak terlalu dibutuhkan atau dikirim terlalu sering tidak hanya berpotensi mengganggu pelanggan, tetapi juga dapat menambah pengeluaran komunikasi. Karena itu, perusahaan perlu memastikan setiap pesan memberikan informasi yang berguna bagi pelanggan, seperti pembaruan pesanan, informasi pembayaran, atau pemberitahuan layanan. Untuk pesan yang dimulai oleh perusahaan, WhatsApp Business Platform juga memiliki aturan tertentu, termasuk penggunaan template yang telah disetujui untuk jenis pesan tertentu.  

5. Percakapan pelanggan perlu dikelola dengan baik 

Banyaknya percakapan di WhatsApp dapat membuat tim customer service kesulitan mengikuti setiap pertanyaan dan permintaan pelanggan. Perusahaan perlu memiliki cara yang lebih teratur untuk mengelompokkan, meneruskan, dan menanggapi setiap percakapan. Teknologi seperti chatbot AI dapat membantu menangani pertanyaan yang masuk dalam jumlah besar, sementara agen dapat fokus pada kebutuhan yang membutuhkan bantuan lebih lanjut. Cara ini membuat pengelolaan percakapan lebih teratur sekaligus membantu perusahaan menjaga pengalaman pelanggan. 

Pada akhirnya, dampak kenaikan WhatsApp Business untuk perusahaan bukan hanya tentang bertambahnya biaya. Perubahan ini juga menjadi momentum bagi perusahaan untuk meninjau kembali cara mengirim pesan, mengelola percakapan, dan memberikan pengalaman yang lebih relevan kepada pelanggan. 

Bagi perusahaan yang ingin mengelola komunikasi pelanggan secara lebih konsisten, pemanfaatan teknologi customer experience dapat membantu mengatur berbagai interaksi dalam satu alur layanan. PT VADS Indonesia menyediakan solusi customer experience yang dapat membantu perusahaan mengelola dan mengoptimalkan berbagai interaksi dengan pelanggan. 



Bersama melangkah lebih maju untuk masa depan bisnis Anda.

Hubungi kami segera untuk mengetahui bagaimana VADS dapat membantu meningkatkan bisnis Anda.

Saya Tertarik