Berita

  1. VADS
  2. Berita
  3. 6 Tanda Anda Salah Memilih Penyedia Layanan Business Process Outsourcing

6 Tanda Anda Salah Memilih Penyedia Layanan Business Process Outsourcing

02 Maret 2022

Image of 6 Tanda Anda Salah Memilih Penyedia Layanan Business Process Outsourcing

Sebuah perusahaan selalu mengedepankan efisiensi, produktivitas dan penghasilan dalam menjalankan sebuah bisnis. Untuk meningkatkan hal-hal tersebut, tak jarang bisnis mempertimbangkan layanan business process outsourcing (BPO) agar mereka dapat lebih fokus terhadap core value perusahaan.

Sayangnya, setiap pebisnis yang menggunakan layanan BPO selalu terbayang akan satu pertanyaan penting: apakah penyedia layanan business process outsourcing yang dipilih sudah cocok dengan perusahaan? Bila Anda salah satunya, coba pelajari tanda-tanda Anda salah memilih perusahaan BPO berikut ini.

  1. Tingkat turnover jadi tinggi

Salah satu tanda Anda memilih mitra outsourcing yang tidak sehat adalah ketika tingkat turnover menjadi tinggi. Sebab, tingkat turnover yang tinggi menjadi penanda bahwa lingkungan kerja atau kebijakan ketenagakerjaan sedang dalam kondisi buruk. Penyedia layanan BPO seperti ini biasanya kurang berpengalaman sehingga kurang dapat dipercaya. Selain itu, tingkat turnover tentu akan sangat berdampak pada kinerja perusahaan karena ada banyak waktu yang terbuang hanya karena adaptasi karyawan baru secara terus-menerus.

  1. Bermasalah dalam kehadiran

Salah satu keuntungan yang diberikan oleh penyedia layanan business process outsourcing bagi perusahaan Anda tentunya adalah sumber daya manusia. Namun, ketika sumber daya manusia yang disediakan justru jarang datang dan sering absen, maka hal ini bisa menjadi masalah yang besar. 

Masalah kehadiran biasanya disebabkan oleh lokasi kantor perusahaan BPO yang sulit dijangkau agen atau mungkin manajemen sistem kerja remote yang buruk. Kantor yang jauh dari akses kendaraan umum dan masalah konektivitas pada remote desktop akan memengaruhi kehadiran agen, sehingga performa perusahaan jadi menurun akibat kurangnya sumber daya manusia.

Kekurangan sumber daya manusia akan menyebabkan terhambatnya penyelesaian proyek. Belum lagi dengan pelimpahan tugas hari itu yang harus diberikan ke karyawan lain yang masuk kerja, sehingga menyebabkan beban pekerjaan jadi tidak seimbang.

  1. Terlalu sering mengadakan meeting

Tujuan utama perusahaan Anda menggunakan layanan business process outsourcing adalah untuk bisa fokus pada proses penerapan rencana pengembangan perusahaan. Masalahnya, ketika penyedia layanan BPO Anda terlalu sering minta meeting koordinasi untuk setiap pekerjaan agen, tandanya perusahaan mitra Anda kesulitan mengerjakan proyek yang Anda bebankan kepada mereka.

Bisa jadi, mereka tidak memiliki pengalaman atau bahkan kompetensi untuk melakukan hal tersebut. Untuk itu, sebaiknya carilah perusahaan BPO yang dapat mengerjakan proyek Anda tanpa terus-menerus minta dibantu.

  1. Komunikasi yang tidak jelas

Komunikasi adalah kunci hubungan dalam bidang apa pun, termasuk juga mitra layanan BPO. Bila komunikasi Anda dengan perusahaan mitra BPO kurang bagus, maka sulit untuk membina hubungan bisnis jangka panjang yang tepercaya serta memiliki nilai tinggi.

Kejelasan komunikasi antara perusahaan dengan mitra penyedia layanan BPO hukumnya wajib, dengan menghilangkan inkonsistensi dan asumsi. Misalnya, Anda ingin berdiskusi mengenai suatu proyek dengan manajer proyek, tetapi nyatanya justru diarahkan ke orang yang berbeda-beda.

Hal tersebut membuktikan bahwa perusahaan BPO tersebut kurang serius mengerjakan proyek Anda. Atau bisa juga mereka tidak punya kompetensi untuk menyelesaikannya sehingga melemparkanya ke pihak lain. Hal ini tentu akan menghambat efektivitas penyelesaian proyek.

  1. Tingkat kepuasan klien menurun

Sebuah bisnis tentu selalu memprioritaskan klien dengan memberikan pengalaman terbaik selama menggunakan produk atau jasa perusahaan Anda. Semakin baik pelayanan yang diberikan, maka semakin loyal pelanggan Anda. Namun, ketika justru kepuasan mereka menurun, itu tandanya ada masalah dengan perusahaan penyedia BPO Anda. Ada kemungkinan bahwa mereka menangani pelanggan Anda secara sembarangan.

Untuk mengetahui masalah utamanya, ada baiknya untuk berkomunikasi dengan mitra penyedia business process outsourcing untuk menemukan solusi terbaik agar kepuasan pelanggan meningkat. Ketika tingkat kepuasan klien tidak menjadi prioritas mereka, maka nama baik perusahaan Anda jadi taruhannya.

  1. Kinerja keuangan memburuk

Bila Anda ingin mengetahui bagaimana sebuah perusahaan mengelola sumber daya mereka, maka catatan keuangan bisa jadi indikator utama. Periksalah catatan keuangan perusahaan mitra Anda. Bila kinerja keuangan mereka cenderung buruk, maka hindarilah. Sebab, mitra penyedia BPO merupakan bagian dari liabilitas perusahaan Anda sehingga sangat berdampak pada kemajuan bisnis di masa yang akan datang.



Bila perusahaan Anda mulai mengalami tanda-tanda tersebut, kemungkinan besar ada masalah dalam pemilihan penyedia layanan business process outsourcing Anda. Untuk itu, sebaiknya Anda beralih ke penyedia layanan BPO yang tepercaya dan terbukti berpengalaman seperti PT VADS Indonesia.



Bersama melangkah lebih maju untuk masa depan bisnis Anda.

Hubungi kami segera untuk mengetahui bagaimana VADS dapat membantu meningkatkan bisnis Anda.

Saya Tertarik