Solusi Kami

Berita Terkini

Articles

6 Tanda Bisnis Anda Memerlukan Dukungan Business Process Outsourcing

Dipos pada 19 Jan 2023

Dalam dunia bisnis, istilah Business Process Outsourcing (BPO) sudah sering terdengar. Namun, tak sedikit juga pelaku bisnis yang belum mengetahui BPO ini. Padahal, penerapan BPO sangat berdampak bagi efisiensi kerja dan keuangan perusahaan. Berikut penjelasan lengkap tentang BPO dan enam tanda yang menunjukkan bahwa perusahaan Anda membutuhkannya. 

Apa itu business process outsourcing

Business process outsourcing adalah praktik dalam dunia bisnis ketika suatu perusahaan melibatkan pihak ketiga dalam menyelesaikan beberapa tugas perusahaan. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan Business Process Management (BPM) dan efisiensi waktu. BPO mempunyai dampak yang signifikan pada peningkatan kualitas hasil kerja. Pasalnya, perusahaan bisa lebih fokus pada pengembangan core business saat beberapa tugas lain telah di-handle oleh penyedia jasa outsourcing profesional.  

Contoh penerapan business process outsourcing 

Contoh jenis layanan BPO sangat beragam, meliputi outsourcing untuk rekrutmen pegawai, akuntansi, customer experience, dan banyak lagi lainnya. Saat bisnis Anda telah mendelegasikan beberapa tugas tersebut pada pihak ketiga, artinya Anda bisa lebih fokus untuk mengurus perkembangan bisnis lainnya.  

6 Tanda bisnis Anda memerlukan business process outsourcing 

Sebagai pelaku bisnis, sering kali Anda hanya fokus untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa berpikir bagaimana pekerjaan itu dapat cepat selesai. Maka, kenali enam tanda berikut yang dapat mengindikasikan bahwa bisnis Anda memang memerlukan BPO! 

  1. Bisnis Anda sedang berkembang pesat

 

Semakin berkembangnya perusahaan Anda, maka semakin banyak pula tugas dan tanggung jawab yang diemban. Di samping itu, ada beberapa tugas baru yang tidak sempat perusahaan Anda tangani secara mandiri. Pada saat itulah, perusahaan business process outsourcing dapat membantu meringankan beban kerja perusahaan atau bisnis Anda. Dengan begitu, business process management perusahaan Anda menjadi lebih terstruktur.   

  1. Anda perlu fokus pada kegiatan operasional utama bisnis

 

Di saat perusahaan Anda fokus pada bidang seni, menambah karyawan di bidang teknologi mungkin terdengar kurang efisien. Tanpa perlu repot-repot hire karyawan full time baru di bidang IT, Anda bisa memanfaatkan jasa dari perusahaan business process outsourcing. Dengan begitu, business process management perusahaan Anda bisa terjaga dengan baik.  

  1. Anda harus memangkas biaya operasional

 

Perekrutan karyawan baru memerlukan biaya yang tidak sedikit, sehingga aktivitas ini mungkin cukup berdampak kurang positif terhadap pengeluaran operasional perusahaan. Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut, biaya operasional bisa ditekan dengan jasa outsourcing yang total pengeluarannya lebih sedikit dibandingkan merekrut pegawai baru.  

  1. Bisnis Anda tertinggal dalam penerapan teknologi

 

Penerapan teknologi di era digital sangatlah penting. Maka, tidak heran kalau hampir seluruh komponen di dunia bisnis sudah dilengkapi dengan teknologi. Namun, bukan rahasia lagi  bahwa alat-alat teknologi harganya cukup mahal. Bagi Anda yang sedang membutuhkan peralatan elektronik untuk kebutuhan kantor jangka pendek, lebih baik Anda beralih ke penyedia jasa outsourcing saja. Dengan begitu, biaya operasional yang dikeluarkan lebih sedikit dari perkiraan awal dan hasil kerja bisa sesuai dengan target pencapaian.  

  1. Proses rekrutmen butuh proses panjang 

 

Proses rekrutmen pegawai bukan hanya membutuhkan biaya yang cukup banyak, tapi juga cukup lama. Sehingga, rekrutmen pegawai untuk kebutuhan bisnis yang mendesak tidaklah efektif. Dengan jasa outsourcing dari perusahaan business process outsourcing, Anda bisa mendapatkan hasil kerja yang jauh lebih praktis daripada harus mendadak merekrut pegawai baru.  

  1. Bisnis Anda tidak memiliki kompetensi yang sesuai

 

Perusahaan rintisan biasanya sering menghadapi tantangan baru. Salah satunya mungkin beban tugas di perusahaan mendadak bertambah, tapi masih belum ada pegawai yang posisi atau kompetensinya in line dengan kebutuhan baru ini. Oleh karena itu, penggunaan jasa dari perusahaan business process outsourcing adalah solusinya. Contohnya, bisnis Anda sedang ingin mengembangkan customer experience dengan customer relationship management, maka Anda bisa bekerja sama dengan PT VADS Indonesia yang menyediakan layanan tersebut. 

Apakah bisnis Anda sedang mengalami salah satu indikasi di atas? Berafiliasi dengan perusahaan business process outsourcing terkemuka dan tepercaya seperti PT VADS Indonesia adalah solusi terbaiknya! Dengan berbagai layanan business process outsourcing dari world class company ini, business process management perusahaan Anda akan semakin berkualitas. Ingin tahu lebih lanjut tentang perusahaan BPO satu ini? Klik di sini untuk informasi lebih detailnya! 

Articles

Perbedaan Inbound dan Outbound Contact Center Automation

Dipos pada 17 Jan 2023

Istilah contact center adalah hal yang sudah tidak asing di telinga, apalagi jika Anda menjalankan bisnis B2C atau business to consumer. Sejak lama, pelanggan berkesempatan untuk menghubungi perusahaan melalui telepon jika ada keluhan atau pertanyaan terkait produk dan layanan perusahaan. Sebaliknya, keberadaan contact center juga memungkinkan perusahaan menghubungi pelanggan.  

Dengan adanya transformasi menuju era digital, kini berbagai keperluan tersebut dapat dilakukan dengan lebih praktis. Anda dapat menggunakan inbound dan outbound contact center automation agar interaksi dengan pelanggan menjadi lebih efisien. Namun, apa perbedaan antara keduanya? Mari simak pembahasannya di sini! 

Mengenal contact center automation 

Teknologi contact center automation merupakan solusi untuk mempercepat sekaligus mempermudah interaksi antara perusahaan dengan pelanggan atau calon pelanggan. Caranya adalah dengan mengeliminasi tahap yang memakan waktu dan tenaga contact center agent. Penerapan otomasi ini terbagi atas inbound dan outbound contact center automation. 

Apa itu inbound contact center automation? 

 

Inbound contact center automation mengimplementasikan otomasi saat menerima panggilan telepon atau pertanyaan dari konsumen yang masuk. Contohnya, pelanggan dapat menekan angka 1 jika ingin bertanya seputar produk perusahaan atau menekan angka 2 untuk menyampaikan keluhan. Kemudian, barulah contact center agent berbicara dengan pelanggan. Alur tersebut menghapuskan aktivitas repetitif, seperti menanyakan tujuan menghubungi contact center perusahaan. 

Jenis layanan inbound contact center automation 

Berikut ini merupakan implementasi teknologi inbound contact center automation yang bisa digunakan untuk keperluan berikut:  

  • Customer service untuk menangani pertanyaan, keluhan, hingga menerima kritik dan saran dari pelanggan; 
  • Incoming sales jika ada calon pelanggan yang memiliki pertanyaan atau ingin membeli suatu produk; 
  • Service desk apabila pelanggan memerlukan panduan dalam mendaftar atau menggunakan produk. 

Apa itu outbound contact center automation

 

Berbanding terbalik dari inbound contact center automation, outbound contact center automation adalah layanan panggilan keluar dari perusahaan kepada pelanggan atau calon pelanggan dengan bantuan teknologi. Praktik penggunaan layanan satu ini diawali dengan sistem yang secara otomatis melakukan panggilan keluar. Ketika telepon sudah diangkat, penerima telepon akan terhubung dengan contact center agent untuk mengomunikasikan tujuannya. 

Dengan fasilitas ini, petugas tidak perlu melakukan panggilan satu per satu dan menunggu telepon diangkat. Sehingga, proses outbound call center dapat terlaksana dengan lebih efisien. Tidak hanya menghemat waktu dan tenaga, penerapan teknologi tersebut juga mengurangi biaya operasional perusahaan. 

Salah satu tujuan otomasi ini yakni memperoleh pelanggan baru atau customer acquisition. Hal ini terbagi menjadi cold call dan warm call berdasarkan pernah atau tidaknya penerima telepon berinteraksi dengan perusahaan. Istilah cold call biasanya digunakan untuk menyebut panggilan pada orang yang belum pernah berinteraksi dengan perusahaan. Sementara itu, warm call adalah panggilan lanjutan terhadap telepon yang sebelumnya sudah pernah menghubungi perusahaan dan mendapatkan respons yang positif dari pelanggan. Penerima telepon warm call telah menaruh ketertarikan pada produk, jadi hampir pasti percakapan akan berjalan dengan baik. 

Jenis layanan outbound contact center automation 

Melakukan panggilan keluar dilakukan untuk melaksanakan riset pasar sampai memperoleh pelanggan baru. Di bawah ini adalah beberapa contoh layanan yang bisa dilakukan melalui contact center automation.   

  • Lead generation; 
  • Market research and survey; 
  • Direct sales; 
  • Customer loyalty program; 
  • Data validation and database development, dan lain-lain. 

Lebih baik inbound atau outbound contact center automation?  

Menilik pembahasan mengenai inbound dan outbound contact center automation, masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Misalnya, menghadirkan customer service untuk menyelesaikan masalah pelanggan dapat dilakukan melalui inbound contact center, sementara menawarkan produk baru bisa melalui outbound contact center automation. Sehingga, keduanya bisa dipraktikkan secara seimbang dalam rangka menjalin hubungan baik dengan pelanggan. 

Menggunakan contact center automation memberikan kemudahan bagi contact center agent serta meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata pelanggan. Jika belum menerapkannya, tak perlu bingung, karena PT VADS Indonesia menyediakan layanan inbound dan outbound contact center automation supaya Anda dapat lebih fokus dengan inti bisnis Anda dan tidak perlu memusingkan urusan contact center. Temukan solusi contact center automation untuk perusahaan Anda dengan menghubungi VADS sekarang juga! 

 

Articles

Mengenal 5 Jenis Contact Center untuk Keperluan Bisnis

Dipos pada 12 Jan 2023

Menjaga kesetiaan pelanggan adalah salah satu cara untuk meningkatkan efektivitas biaya marketing. Salah satu cara untuk meningkatkan loyalitas pelanggan adalah dengan memberikan layanan contact center yang sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan.  

Apa itu contact center? 

Contact center adalah layanan kontak yang menghubungkan pelanggan dengan brand melalui berbagai kanal secara multichannel maupun omnichannel. Contact center dapat berupa telepon, email, SMS, live chat, hingga media sosial. 

Sayangnya, masyarakat kerap salah mengartikan dengan menyamakan contact center dan call center. Padahal nyatanya, call center adalah salah satu bagian dari contact center itu sendiri. Bedanya, call center berpusat pada layanan kontak melalui panggilan telepon. 

Contact center pada dasarnya memiliki beberapa tipe dengan fungsi dan layanan yang berbeda. Oleh karena itu, memahami setiap tipenya akan membantu Anda mengetahui mana yang paling sesuai dengan bisnis Anda. Berikut ini adalah lima jenis contact center yang perlu Anda ketahui. 

  1. Inbound contact center

 

Inbound contact center lebih banyak dilakukan dengan menerima panggilan telepon. Dengan kata lain, ada sejumlah agen dan perwakilan perusahaan terlatih yang bertugas menjawab telepon dan memberikan layanan penjualan maupun layanan konsumen. 

Pelanggan yang melakukan panggilan telepon biasanya ingin bertanya mengenai produk, bantuan teknis, atau pendampingan mengenai produk dan layanan yang sudah dibeli. Tujuan inbound contact center adalah memberikan respons terhadap masalah pelanggan dengan cepat dan efisien. 

  1. Outbound contact center

 

Outbound contact center adalah kebalikan dari inbound contact center. Perusahaan-lah yang melakukan kontak langsung dengan pelanggan atau calon pelanggan. Tujuannya adalah mendapatkan sales dari pelanggan baru dan yang sudah pernah beli sebelumnya. Beberapa bentuk layanan outbound contact center adalah telemarketing, telesales, dan telereminder 

  1. On-premise contact center

 

Jenis contact center satu ini memanfaatkan tempat kerja milik perusahaan untuk menyimpan semua peralatan contact center. Setiap hardware dan software dioperasikan dan dikelola oleh tim IT dari perusahaan. On-premise contact center mengedepankan keamanan data pelanggan dan perusahaan. Selain itu, kualitas panggilan pun lebih bagus dan dapat diandalkan.  

  1. Cloud-based contact center

 

Disebut juga sebagai virtual call center, cloud-based contact center adalah pusat kontak informasi yang memanfaatkan layanan virtual dalam menjawab setiap pertanyaan pelanggan. Perusahaan memanfaatkan layanan penyedia cloud-based contact center sehingga tidak perlu lagi membeli perangkat dan melatih tenaga kerja. Tim contact center bahkan bisa bekerja kapan saja dan di mana saja selama tersedia layanan koneksi internet yang baik. 

  1. Omnichannel contact center

 

Omnichannel contact center adalah tipe contact center yang paling efektif. Tidak hanya dapat dilakukan dengan melakukan panggilan telepon, omnichannel contact center memungkinkan pelanggan menghubungi brand melalui kanal komunikasi lain seperti email, SMS, live chat, hingga media sosial. Omnichannel contact center juga memungkinkan bisnis Anda menjangkau lebih banyak pelanggan melalui kanal yang berbeda-beda dan terintegrasi.  

Dari semua tipe contact center di atas, semuanya dapat diterapkan untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cepat dan efektif. Metode tersebut dapat disempurnakan dengan menyematkan teknologi otomatisasi sehingga memungkinkan setiap aktivitas contact center dilakukan secara sistematis dan otomatis. Sistem contact center-lah yang nantinya akan menerima dan menjawab pertanyaan dari pelanggan sesuai dengan pengaturan algoritma di aplikasi tersebut. 

VADS Indonesia menjadi salah satu penyedia layanan contact center terbaik di Indonesia. Tidak hanya menyediakan, tetapi VADS Indonesia juga membantu pelanggan untuk menentukan jenis contact center mana yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. 

Penggunaan layanan contact center dari VADS Indonesia dapat membantu Anda lebih fokus terhadap hal-hal penting dari bisnis yang Anda buat. Selain itu, Anda juga masih dapat mengontrol pengeluaran operasional bisnis. Manfaatkan layanan contact center untuk memaksimalkan penjualan dengan VADS Indonesia sekarang juga! 

Articles

Top 7 Contact Center Trends 2023 untuk Mengoptimalkan Bisnis Anda

Dipos pada 10 Jan 2023

Pandemi membuat seluruh pergerakan dan pekerjaan di dunia yang dahulunya bersifat tradisional beralih ke digital. Tetapi, perilaku dan ekspektasi pelanggan untuk mendapatkan layanan yang cepat dan efisien tidaklah berubah. Oleh karena itu perusahaan yang menggunakan contact center pun harus mengikuti teknologi terkini, supaya dapat bertahan dan bersaing dengan yang lain. Karena konsumen menilai sebuah merek berdasarkan pada pengalaman mereka, maka transformasi digital ini sangat membantu penilaian mereka terhadap suatu merek, dimana segala keluhan, dan permasalahan mereka dapat segera terselesaikan dengan cepat. 

Untuk memberikan pengalaman pelanggan yang baik dan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi untuk perusahaan, kita harus terus memantau tren yang saat ini sedang berkembang terutama di industri contact center. Berikut adalah tren contact center di tahun 2023: 

  • Penggunaan AI yang terintegrasi dalam percakapan pelanggan  

artificial intelligence

Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan adalah tren yang dapat membantu agen contact center untuk dapat segera mendeteksi sentimen pelanggan dan memberikan feedback. Sehingga layanan pelanggan menjadi lebih berkualitas, cepat, dan baik. Data dari Gartner memperkirakan bahwa tahun 2026, teknologi percakapan menggunakan AI termasuk chatbots dan IVR akan mengurangi biaya tenaga kerja agen sebesar $80 miliar dan dalam beberapa laporan, AI akan meningkatkan produktivitas contact center sebesar 35%.   

  • Remote Contact Center  

remote contact center

Pandemi memicu terjadinya gaya kerja jarak jauh, sehingga membuat agen contact center juga bisa bekerja dari jarak jauh. Menerapkan kerja hybrid dan mobile merupakan salah satu alternatif kerja perusahaan. Manfaatnya adalah pengurangan biaya operasional, agen berkualitas dengan jangkauan yang lebih luas, dan juga perluasan layanan global. Namun terdapat beberapa tantangan yang harus dipertimbangkan seperti menjaga dan memantau tingkat produktivitas, pelatihan dan pengembangan agen, menjaga keamanan data pelanggan, dan komunikasi yang efektif.   

  • Advance Analytics  

analytics

Analytics dapat membantu perusahaan mendapatkan insight mengenai kinerja agen dan juga perilaku pelanggan. Data tersebut membantu perusahaan fokus pada analisis percakapan antara agen dan pelanggan, hanya dengan menggunakan kata kunci atau frasa dan juga melakukan deteksi emosional. Sehingga perusahaan memiliki insight untuk menyelesaikan masalah mereka serta meningkatkan efisiensi dan pengalaman pelanggan. Contact center juga membutuhkan analitik kinerja yang real time untuk menghasilkan laporan produktivitas karyawan demi pertumbuhan dan keberhasilan bisnis. 

  • The Cloud Contact Center  

cloud contact center

Teknologi cloud dapat membantu operasional layanan contact center untuk memastikan transisi model kerja hybrid berjalan lancar. Teknologi cloud dapat menjadi alat manajemen tenaga kerja yang efektif yang memungkinkan agen contact center dapat bekerja jarak jauh, dimana saja dan memberikan layanan pelanggan 24/7. Cloud juga dapat membantu perusahaan untuk membangun alur kerja yang cepat karena dapat menangani volume panggilan yang tinggi. Investasi dalam teknologi cloud dapat membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang fleksibel dan meningkatkan keamanan data pelanggan.   

  • Customize Customer Experience  

feedback customer experience

Pengalaman pelanggan yang dapat dipersonalisasi sangat membantu dalam membangun loyalitas pelanggan. Hal ini bisa juga untuk meningkatkan matriks pengalaman pelanggan seperti skor kepuasan pelanggan, tingkat retensi pelanggan, dan lain lain. Berdasarkan data dari McKinsey’s 2021, 71% konsumen mengharapkan pengalaman yang dipersonalisasi. Agen dapat menemukan data pelanggan dalam satu solusi sehingga mereka bisa mempersonalisasi interaksi pelanggan. Personalisasi pengalaman pelanggan dapat menghasilkan ulasan yang positif untuk layanan contact center perusahaan Anda dan bisa menawarkan pengalaman yang lebih kompetitif dibandingkan dengan contact center yang tidak memprioritaskan kebutuhan pelanggan.   

  • Memberikan dukungan dengan Omnichannel  

omnichannel

Omnichannel memungkinkan industri contact center untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai platform. Dengan cara ini, pelanggan dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai komunikasi dengan perusahaan dan pelanggan tidak perlu mengulang masalah mereka sewaktu mereka beralih dari channel yang satu ke channel yang lain. Sehingga dukungan omnichannel ini menjadi jalan komunikasi yang baik dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.   

  • Contact Center Automation  

automation

Otomasi muncul sebagai salah satu tren utama dalam contact center. Otomasi dapat menghemat biaya dan juga meningkatkan efisiensi. Selain itu dapat menumbuhkan pengalaman pelanggan dengan memberikan solusi yang bisa dipersonalisasi kapan saja. Otomasi juga dapat mengotomatiskan tugas-tugas agen yang repetitif sehinga agen bisa lebih fokus untuk menyelesaikan permasalahan pelanggan. Otomasi dalam contact center bisa dalam aktivitas rutin seperti ekspor laporan data, transfer tiket, dan mempercepat jangkauan dengan dialer prediktif atau IVR.    

Teknologi contact center seperti Robotic Process Automation (RPA) dan Natural Language Processing (NLP) dapat membantu contact center mengotomatisasi tugas rutin yang berulang. Bot RPA dapat menjawab pertanyaan umum pelanggan dan mengeluarkan data pelanggan yang relevan saat melakukan panggilan telepon.   

 

Beradaptasi dengan tren contact center akan membantu perusahaan memenuhi harapan pelanggan dan meningkatkan produktivitas agen untuk menangani semua masalah pelanggan. PT VADS Indonesia menyediakan layanan contact center untuk memberikan pengalaman pelanggan terbaik perusahaan Anda yang dilengkapi dengan banyak channel, fitur yang dapat disesuaikan, dan integrasi platform sehingga memudahkan untuk mengelola semua aktivitas contact center perusahaan Anda.   

News

FSI Seminar 2022 VADS Indonesia “Memaksimalkan Peranan Otomasi untuk Customer Experience yang Lebih Efektif dan Efisien”

Dipos pada 06 Des 2022

Jakarta, 6 Desember 2022 – PT. VADS Indonesia mengadakan acara FSI Seminar 2022 dengan tema “Memaksimalkan Peranan Otomasi untuk Customer Experience yang Lebih Efektif dan Efisien”.  Pada seminar tahunan kali ini, PT VADS Indonesia bekerja sama dengan Gleematic dan Exotel untuk saling berbagi pengetahuan dan strategi bagaimana meningkatkan customer experience dengan memanfaatkan teknologi terutama pada sektor industri keuangan.

Acara yang dihadiri oleh 45 perusahaan ternama dari industri finansial seperti Commonwealth Bank, Bank DKI, Bank Syariah Indonesia, Bank BCA, Seabank, Dompet Dhuafa dan lainnya yang beberapa di antaranya adalah klien dari PT. VADS Indonesia ini menghadirkan 5 pembicara berpengalaman dan kompeten, baik dari regulator, industri keuangan serta pelayanan konsumen. Pembicara yang juga merupakan klien dari PT. VADS Indonesia tersebut adalah Nufransa Wira Sakti, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Ruly Widyanto, Multiguna Division Head Mandiri Tunas Finance, Vitri Ani, Head of Operations Nanovest, Christopher Lim, Founder/CEO Gleematic AI, dan Raman, Head of International Marketing Exotel.

Saravanan Belusami, CEO PT VADS Indonesia membuka acara tersebut dengan menceritakan evolusi dari customer experience yang berangkat dari call center tradisional sekitar tahun 1990an, multichannel tahun 2000an, omnichannel pada awal tahun 2010, proactive service di akhir tahun 2010, sampai pada saat ini dengan robotic customer experience. “Kita harus selalu mengejar perkembangan teknologi dengan segera beradaptasi dan jangan sampai ketinggalan dalam memberikan pelayanan. Terbukti dengan registrasi secara online (e-KYC) di industri finansial seperti perbankan, fintech dan e-commerce yang mempermudah, mempercepat dan lebih efisien.”, lanjutnya.

Selain itu, Deddy Hermansyah, Chief Marketing & Sales Officer PT VADS Indonesia menjelaskan dengan adanya otomasi, akan mempersingkat data processing, predictable physical activities, dan data collection sampai 70-75%. Penelitian dari McKinsey memprediksikan 15% dari global workforce akan digantikan dengan otomasi. Walau kita juga harus memperhatikan bahwa banyak negara berkembang dengan generasi muda seperti di Indonesia akan mengalami peningkatan kebutuhan lapangan pekerjaan.

Pengotomasian ini menjadi salah satu solusi yang diunggulkan oleh VADS Indonesia dalam meningkatkan kepercayaan klien dan calon klien. “Dengan adanya otomasi dalam Customer Experience, akan mengurangi tingkat kesalahan dari manusia. Semuanya akan menjadi lebih akurat dan konsisten, meningkatkan customer experience, serta visibilitas operasional yang lebih baik.”, ujar Deddy Hermansyah. Beliau juga menjelaskan mengenai artificial intelligence (AI) dan robotic process automation (RPA) yang digunakan untuk proses online registration (e-KYC) melalui video call, chatbot, voicebot, proses pengolahan data, collection, inventory, dan lain-lain.

Pengembangan chatbot PT VADS Indonesia sudah berbasiskan AI, natural language processing (NLP), dan Machine Learning yang menjadikan first contact resolution lebih mudah, cepat dan efisien. Chatbot tersebut sudah diimplementasikan di beberapa klien PT VADS di sektor manufaktur, farmasi, dan telekomunikasi dengan model hybrid (bot + live agent), sehingga setiap interaksi dapat diselesaikan di level bot dan juga live agent.

“Di era digital saat ini kita ketahui banyak sekali bank konvensional bertransformasi ke bank digital, dimana klien kita menggunakan solusi full outsource yang tempat, sistem, dan operasional semua disediakan oleh PT VADS Indonesia. Klien dan nasabahnya tidak perlu khawatir, karena kami bersertifikasi ISO 27001:2013 dan PCI DSS tentang kerahasiaan dan keamanan data yang handal untuk transaksi menggunakan kartu kredit.”, ujar Deddy Hermansyah. “Selain itu, PT VADS juga memiliki ISO 9001:2015 untuk manajemen operasional dan yang akan datang adalah ISO 37001:2016 mengenai anti penyuapan. Kami juga memberikan value added terbaru seperti learning management system (LMS), knowledge management system (KMS), dan quality monitoring system (QMS) untuk meningkatkan performance CEC, productivity, dan quality score kepuasan pelanggan (CSAT) dan net promotor score (NPS)”.

Perlu disebutkan, pada bulan September 2022 yang lalu PT VADS Indonesia meraih penghargaan “The Best Stellar Workplace Award for Small Employee” dan “Stellar Workplace Recognition in Employee Commitment & Satisfaction” dari Stellar Workplace Award DX 2022. Selain itu PT VADS Indonesia juga mendapatkan penghargaan di ajang The Best Contact Center Indonesia 2022 dengan kategori “The Best Technology Innovation”. Hal ini diperoleh atas dukungan dan kepercayaan para klien yang telah menggunakan layanan pelanggannya kepada PT VADS Indonesia.

News

PT VADS Indonesia Berhasil Meraih Medali Silver pada The Best Contact Center Indonesia 2022

Dipos pada 29 Sep 2022

PT VADS Indonesia berhasil memenangkan penghargaan silver pada ajang The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) tahun 2022 untuk kategori corporate “The Best Technology Innovation”.

Ajang penghargaan dunia contact center tingkat nasional di Indonesia ini telah mendapatkan pengakuan secara internasional oleh Contact Center Association of Asia Pacific (CC-APAC) dan di tahun ini diikuti oleh lebih dari 40 perusahaan dari berbagai industri.

Pencapaian yang didapatkan PT VADS Indonesia tidak luput dari kepercayaan para klien yang telah mempercayakan layanan pelanggannya kepada PT VADS Indonesia. Keberhasilan ini tentunya juga berkat bantuan para VADSters yang telah berkontribusi pada ajang TBCCI 2022. Dan dengan pencapaian yang telah didapatkan, PT VADS Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan dan menjaga keunggulan layanannya sebagai perusahaan BPO penyedia contact center di Indonesia.

Terima kasih kepada ICCA Indonesia dan seluruh VADSters yang telah mendukung VADS Indonesia dalam ajang ini. Semakin MANTAP!

Saya mencari cara untuk..

Berinteraksi dengan pelanggan saya untuk menyelesaikan kebutuhan mereka.

Pilih

Amankan data bisnis saya dari serangan cyber dengan mudah dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Pilih

Melakukan inovasi melalui platform kolaboratif untuk tim saya.

Pilih

Membangun dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan saya melalui saluran digital.

Pilih

Klien Kami

Testimoni Klien Kami

"Sisi manajemen dari VADS sangat fleksibel dan selalu komunikasi dengan terbuka sebagai partner kita yang tetap bisa meng-address kebutuhan Bukalapak"

Tine E. Effendi

Bukalapak - Vice President Customer Satisfaction Management

Lebih Lanjut

"Nasabah sangat terbantu melalui respons yang cepat dari agent PT VADS Indonesia sehingga membuat nasabah puas dan memberikan apresiasi melalui media sosial kami"

Reni Septiana

PT Bank Central Asia Tbk - Senior Vice President Center of Digital

Lebih Lanjut

Bersama melangkah lebih maju untuk masa depan bisnis Anda.

Hubungi kami segera untuk mengetahui bagaimana VADS dapat membantu meningkatkan bisnis Anda.

Saya Tertarik